Selasa, 27 September 2011

Rasa


Semua terasa menyakitkan, dan tak ada yang mengerti...
Hari-hari berjalan begitu cepat dengan hiasan sakit yang terus mendera. Langkah kaki terasa begitu berat, begitu pula dengan senyum yang selama ini selalu terpajang. Setiap pagi selalu ada janji untuk kembali bangkit, tapi ketika siang menjelang janji itu tinggal janji. Senyum tak selamanya dapat menyembunyikan tangis. 
Dalam benak, penuh sesak emosi yang tak terungkapkan. Ingin rasanya berbagi, tapi semua mustahil adanya. Tak akan ada orang yang mau peduli walau hanya sekedar diam mendengarkan. Semua terasa tak akan pernah berarti, untuk siapapun.
Aku kini tahu, Semua orang punya kehidupan sendiri-sendiri, dan tak sepantasnya aku berharap banyak akan ada yang mau peduli denganku, dengan semua rasaku.
"Hatiku hancur, dan jika kau bertanya mengapa, hati ini jauh lebih hancur karena aku tak dapat menjelaskan apa sebabnya"

Minggu, 18 September 2011

Jatuh Cinta


Menyukai seseorang, mengagumi setiap kata dan semua yang ada pada dirinya. Lalu sebuah kalimat melesat ke luar dari mulut, "Aku jatuh cinta padanya". Hmm, begitu manis rasanya jatuh cinta. Ada yang meloncat-loncat di hati. Begitu menggelikan ternyata jatuh cinta itu. Sulit rasanya untuk menjelaskan apa itu jatuh cinta. 
Tahun berganti tahun, dan ternyata rasa itu masih belum jenuh singgah di hati kecil ini. Rasa yang tadinya begitu indah tanpa cacat sedikitpun. Tapi seiring berjalannya waktu semua terasa berbeda. Muncul rasa sakit di sela-sela keindahannya. Sakit yang semakin menjadi-jadi meski terkadang untuk sesaat rasa sakit itu hilang hanya karena sebuah senyuman.
Kini, rasa sakit itu adalah hal biasa. Tak ada kegelisahan dan rintihan karenanya. Sakit itu adalah sahabat. Sakit yang telah mengajari arti sebuah pengorbanan, sakit yang telah menguatkan, sakit yang melukis sebuah tawa, dan sakit yang membuat semuanya ada. Sakit itu adalah bagian dari jatuh cinta. Konsekuensi.
Sepertinya jatuh cinta itu memang lucu. Dalam waktu satu detik saja sudah berganti arti. Jatuh cinta itu sakit. Sesakit jatuh dari lantai 8, terlempar kererimbunan pohon berduri, dan tenggelam dalam lumpur hitam. Ya, jatuh cinta.


Kecewa-Bunga Citra Lestari


sedikit waktu yang kau miliki
luangkanlah untukku
harap secepatnya datangi aku

sekali ini ku mohon padamu
ada yang ingin ku sampaikan
sempatkanlah



* hampa, kesal, dan amarah
seluruhnya ada di benakku
andai seketika hati yang tak terbalas
oleh cintamu



** ku ingin marah melampiaskan
tapi ku hanyalah sendiri di sini
ingin ku tunjukkan pada siapa saja
yang ada bahwa hatiku kecewa



seperti menunggumu di sini
seperti seharian
berkali ku lihat jam di tangan
demi membunuh waktu



tak kulihat tanda kehadiranmu
yang semakin meyakiniku
kau tak datang



repeat *
repeat **
repeat *
repeat **

Source: http://liriklaguindonesia.net/b/bunga-citra-lestari/bunga-citra-lestari-kecewa/#ixzz1YG99xTh8