Tampilkan postingan dengan label Photography. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Photography. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Juli 2012

Mini Pocki


Kehidupan ini terasa sangat hambar tanpa camera. Kedengarannya memang berlebihan, tapi itulah kenyataannya. Aku selalu menemukan hidupku yang "baru" setiap kali kuhasilkan gambar dari Mini Pocki, panggilan sayang untuk camera pocket-ku. Semua beban lenyap tergantikan semangat-semangat baru yang membara.

Terimakasih Mini Pocki-ku.. (˘⌣˘)ε˘`)

Minggu, 17 Juni 2012

012


Bersama sinar mentari yang hangat, aku memulai ceritaku di sini. Tahun pertama diawali dengan rasa takut, diwarnai dengan canda, tawa, kehangatan, kebohongan, tangis, bahkan sesuatu yang hanya pantas disebut cinta monyet. Menginjak tahun kedua semuanya berubah. Kebebasan benar-benar kudapatkan di tahun kedua. Aku menemukan sosok-sosok hebat yang selalu "melukiskan" senyum di wajahku dan tak pernah ragu untuk "menggenggam erat tanganku". Dunia ini seakan menjadi milikku sendiri. Namun semua berjalan begitu cepat. Tahun ketiga datang dengan penuh kebimbangan. Banyak rasa sakit yang kurasakan meski tak sedikit kebahagiaan yang kudapatkan. Di tahun inilah aku belajar banyak hal. Persahabatan itu bukan hanya masalah membenarkan dan dibenarkan, namun juga menyalahkan dan disalahkan. Cinta itu bukanlah suatu perkara mudah dan tak pernah cukup hanya diungkapkan dengan kata-kata. Cinta itu berarti menerima, memberi, menambah, bahkan melepas.

Terimakasih untuk orang-orang hebat di 8A dan 9C, juga orang-orang hebat lainnya di seluruh sudut Herucakra. Hari ini selesai sudah "jatahku" setelah tiga tahun merangkai cerita di sini. Selamat jalan, kawan.. Tetaplah berjuang, sahabat.. Salam sukses untuk seluruh pasukan Herucakra 012 dan tentunya seluruh keluarga besar SMPN 1 Bantul ♥♥ \(´▽`)/

Minggu, 27 Mei 2012

my beloved bedroom ~(˘▾˘~)

My favourite places to relax is my bedroom. I like this place because it is where I feel comfortable, and it is a warm place to stay. My bedroom isn't very large, but it has many things I like.
I really love staying in my bedroom.

my bed and my doll

my bookcase

my big wardrobe


Semangat Pagi


Kemarilah.. Genggam tangan ini. Tegakkanlah kepalamu. Lihat! Mentari baru saja muncul dengan sinarnya yang hangat. Apa lagi yang kamu takutkan? Semua akan baik-baik saja. Tetaplah tersenyum, karena hidup tak berhenti sampai di sini. 

Minggu, 13 Mei 2012

Senin, 07 Mei 2012

Pramuka


Masih tergambar dengan jelas kumpulan anak berseragam coklat duduk melingkar di atas rerumputan yang hijau.

Tri Satya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
  • Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan mengamalkan Pancasila
  • Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat
  • Menepati Dasa Darma

Dasa Darma Pramuka
Pramuka itu:
  1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
  3. Patriot yang sopan dan kesatria
  4. Patuh dan suka bermusyawarah
  5. Rela menolong dan tabah
  6. Rajin, terampil, dan gembira
  7. Hemat, cermat, dan bersahaja
  8. Disiplin, berani, dan setia
  9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
  10. Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan


Minggu, 29 April 2012

Happy Sunday


Woke up from dreaming and put on his shoes
Starting making his way past 2 in the morning


Selasa, 10 April 2012

kemarin? maret?




Maret,, ah dia telah berlalu. Namun cerita tentangnya masih terus menemani malam-malamku. Hari itu ketika hujan baru saja berakhir, aku menikmati sepoi-sepoi angin sore di bawah rimbunnya pohon-pohon nan kokoh. Sore itu aku tak ingin menangis, karena itu adalah sore terakhir di Maret ceria :)

Sabtu, 31 Desember 2011

Dia


Ada cahaya terang yang tampak dari matanya
Membuat tatapannya tajam setajam mata elang
Tak pernah sekalipun tersirat kebohongan darinya
Senyumnya tulus mengembang
Tawanya nyaring menenangkan

Kini dia telah tumbuh besar
Matanya masih tajam
Merekam beribu kejadian
Senyumnyapun masih terus diumbar
Namun di balik senyumnya,
ada seberkas luka yang sengaja dia sembunyikan
Dia bahagia dalam kegelapan


Jumat, 25 November 2011

Jum'at, YES!


Hari ini hari Jum'at dan sekarang udah pukul 10 pagi sedangkan diriku masih belum mandi karena pantatku lengket di kursi depan komputer. Aku baru aja ngerasain yang namanya dijatuhin dari langit ke tujuh setelah beberapa saat dibawa terbang tinggi. Sakit banget rasanya. Tapi aku tak menangis seperti setahun yang lalu. Aku bersyukur akan apa yang terjadi hari ini. Ini kenyataan, ini kejujuran, ini menyakitkan, tapi aku harus menikmatinya dengan penuh rasa syukur. Toh kalau aku menangis juga tak akan menyelesaikan masalahku, jadi aku harus tetap tersenyum meski perih ini mulai menjalar ke seluruh tubuhku layaknya racun mematikan.

Tuhan telah sediakan aku penopang-penopang yang selalu bersedia menopangku ketika aku mulai tak sanggup berdiri. Mereka rela ikut merasakan apa yang kurasakan. Mereka rela meluangkan waktunya hanya untuk buatku kembali berdiri tegak. Kembali menantang mentari dengan keberanian penuh.

Aku akan selalu ingat rangkaian kata-kata ini,,,,
Sakitmu bebanku za.
Tapi itu menyiksamu sendiri za. Biar kita selesaikan sama-sama.
Jangan biarkan dirimu sakit za.. Aku nggak rela kamu sakit.
Makasih untuk sahabat-sahabat kecilku terutama untuk perangkai kata-kata di atas, Febraneila Primadina Kusuma. Semoga mimpi kita sama-sama terwujud kawan.. Semangat!!

Kamis, 24 November 2011

Ini Aku


Aku bunga matahari. Ingin selalu dianggap kuat di tengah badai yang terus menyapa. Aku tak takut terluka, tapi bukan berarti aku rela terluka. Aku berusaha untuk menahan air mataku meski lukaku begitu perih. Aku bangga menjadi diriku yang seperti ini meski aku tak boleh berpuas diri. Aku selalu bangga dapat mengenal bunga mawar yang menyimpan kebenciannya padaku di balik senyumnya, atau bunga melati yang selalu buatku tersenyum, juga bunga dahlia yang tak pernah lelah untuk mencoba memahamiku.
Kini aku tengah punya mimpi yang sangat besar. Aku ingin segera meraihnya hingga dapat kugenggam erat agar tak lenyap. Meski kutahu mimpi itu terlalu tinggi, namun aku akan tetap berusaha. Tak kan kupedulikan nyanyian katak di seberang sana ataupun duri-duri yang terus dilemparkan bunga mawar. Yang kuinginkan hanya ingin bahagiakan orang-orang yang telah menaruh harapan besar padaku. Orang-orang yang telah bahagiakanku dan membuatku merasa benar-benar hidup. Karena,
Ini mimpiku
Ini hidupku
Ini ceritaku

Minggu, 30 Oktober 2011

Bla bli blu

with Mr. Faris Fantoro and Bunga Harumi Islam @Museum Sonobudoyo
Banyak orang yang datang dan pergi dalam kehidupan ini. Tapi bukan berarti karena ada yang 'baru' maka yang 'lama' dilupakan. Semua tetap sama; sama-sama pernah membuat hidup ini penuh warna. Ya! Terimakasih untuk semua orang yang pernah membuat hidupku berwarna; tangis, tawa, canda, dan amarah. Hidupku indah karena kalian... 

Sabtu, 15 Oktober 2011

your heart ^^

this is it.. menu spesial sulang kidul resto!! apaan sih? kasih tau gak ya??? :D


Minggu, 09 Oktober 2011

Sembilan Sepuluh Sebelas (09-10-11)

Pagi ini aku bangun pukul lima dan langsung bergegas mandi. Selesai mandi, Arum, sepupuku datang. Rencananya hari ini kami mau gowes ke rumah Tante di Pendowoharjo, Sewon, Bantul.
Setelah selesai bebenah, akhirnya aku dan Arum berangkat. Di jalan kami banyak sekali bertemu dengan orang-orang yang juga sedang asyik bersepeda. Walau tidak saling mengenal, kami saling menyapa entah lewat senyum ataupun bel sepeda. Karena kami belum sarapan, kami mampir ke Soto Bu Mulyono untuk sarapan. Selesai sarapan kami melanjutkan perjalanan dan mampir sebentar di Masjid Al Wafa untuk sekedar mengambil gambar. Alhamdulillah yah, dapet deh akhirnya foto matahari di pagi yang mendung ini.
hasil jepretan; matahari di pagi yang mendung (kiri), arum dengan sepedanya (kanan)
Pukul tujuh akhirnya aku dan Arum sampai ke rumah Tante. Kami mendapat sambutan yang meriah dari anjing-anjing milik tetangga Tante. Aku langsung bergegas melihat adik kecilku yang baru berumur11 hari, Fira. Jenuh bermain dengan Fira, karena ditinggal tidur, akhirnya aku main bareng Fadhil, Dhea, sama Farrel. Mulai dari nonton film, mainan mobil, main tembak-tembakan, sampai main bola. Ga disangka ternyata Pak Walgiyo, guru sejarahku dan Pak Isdiyono, guru matematikaku datang ke rumah Tanteku buat lihat adik bayi. Ekspresi yang ga bakal aku lupain yaitu ekspresinya Pak Isdiyono waktu lihat aku muncul dari dalam rumah Tanteku. Beliau geleng-geleng sambil bilang, "Astaghfirullah Za, kok kamu nyasar sampai sini?" (-,-")
Karena hari semakin siang dan badan sudah sangat lelah, akhirnya aku menghabiskan 3 jam untuk nonton film kartun sambil ngobrol bareng Fadhil. Sehabis Asar akhirnya aku pamit pulang. Pulangnya aku diantar Fadhil sampai puskesmas (ga tahu puskesmas mana). Awalnya kami lewat pegunungan mungil selatan PPHI. Ga tahunya lihat rumah yang ada papan namanya "NASIRO" dan setelah beberapa lama aku baru sadar kalau itu rumahnya Rasyid, temen sekelasku. Karena cari jalan yang lengang akhirnya aku lewat belakang Masjid Agung dan secara otomatis lewat rumahnya Vega dan ketemu Vega sama Faqih yang kebetulan ada di depan rumah. Karena terlanjur lewat situ dan mau nyebrang jalan susah, akhirnya aku sama Arum lewat Lapangan Paseban lalu ke timur yang ada lampu merahnya biar nyebrangnya lebih mudah dan aman. Ga tahunya ketemu sama Toni, temen smpku dengan motor berkecepatan tinggi ┐(⌣.⌣")┌. Di dekat rumah Lia, temen smpku juga, aku minta Arum buat jadi model dadakan. Dengan background sawah yang hijau bak permadani, foto hasil jepretankupun cukup memuaskan. Puas berfoto-foto ria, akhirnya kamipun pulang sekaligus mengakhiri pengalaman yang indah hari ini. Pokonya hari ini adalah hari untuk menebus semua emosi yang kemarin bergejolak tak menentu. (งˆ▽ˆ)ง(´▽`ʃ♡ƪ)

Sekian cerita ga penting dari saya,
Ini ceritaku, apa ceritamu? :D

Sabtu, 17 September 2011

Lonely Girl



Malam Minggu yang menyedihkan bagiku. Berkawan segelas jus dan setumpuk buku, aku membiarkan tubuhku terterpa angin malam. Sesekali aku mendongak ke langit. Namun tak satupun bintang yang mau ikut menemaniku malam ini. Ya, sama halnya dengan suasana hatiku. Malam ini langit mendung.
Semua hal berlalu begitu cepat. Entah apa yang telah membuatku menjadi seperti sekarang ini. Aku selalu merasa sendiri meskipun di sekelilingku banyak sekali orang. Aku seperti tak punya siapa-siapa. Aku merasa asing setiap kali aku bertemu dengan orang padahal aku sudah mengenalnya cukup lama. Ada sesuatu yang menggoyang-goyangkan tubuhku sehingga rasanya aku akan tumbang. Tak ada pisau yang menyayat hatiku. Tapi seringkali hati ini terasa sangat perih dan aku tahu pasti ada seberkas luka di hatiku. Tapi untuk apa sebenarnya aku peduli dengan lukaku ini. Kepedulianku akan luka ini juga tak akan merubah keadaan ini. Seringkali aku membohongi diriku sendiri. Semata-mata hanya ingin membuat diriku tersenyum di atas sakit yang kurasakan. Terus, dan aku akan terus membohongi diriku sendiri. Meski aku masih terus merasa sendiri, setidaknya kebohongan ini membuat hatiku lebih tenang.