Aku senang ada yang mau memberiku kepercayaan. Aku merasa ada karenanya. Tapi kejadian tadi membuatku hancur. Aku memang tak jauh lebih baik. Semua itu membuatku sadar bahwa di sana akulah yang terburuk dan akulah yang patut ditendang. Meski orang yang telah memberiku kepercayaan berusaha meyakinkanku dan membuatku kembali tersenyum, tapi aku tahu, di benaknya ada sesuatu yang mengganjal. Dia tahu aku yang akan tersingkir dan dia takut aku akan sakit karena itu semua. Terimakasih pak...
Kamis, 19 Januari 2012
Senin, 16 Januari 2012
Mencintai
Satu alasan saja cukup untuk membenci seseorang. Tapi perlu begitu banyak alasan untuk mencintai seseorang. Mencintai itu tak mudah. Tak sekedar lewat kata yang keluar dari mulut. Cinta itu adanya di hati. Timbul tanpa paksaan dan jika lenyap-pun tanpa paksaan.
Mencintai seseorang berarti siap menerima resiko apapun. Kadang karenanya kita tersenyum. Kita melangkah penuh keyakinan dan kebahagiaan. Tapi tak hanya itu saja. Mencintai seseorang kadang membuat kita menangis. Merintih kesakitan akan luka yang datang tanpa permisi.
Aku mencintai seseorang tanpa paksaan. Tapi sayangnya aku terlalu bodoh karena hanya dapat membuatnya kecewa, terluka, kecewa, terluka. Aku tak pernah berfikir betapa singkatnya hidup ini dan betapa sia-sianya waktu yang kumiliki apabila aku belum sempat membahagiakan orang yang aku cintai. Maafkan aku, aku akan berusaha membuatmu bahagia meskipun aku sendiri harus terluka.(┌˘̩̩̩.˘̩┐)
Sabtu, 07 Januari 2012
Galau (lagi) #1
Sebuah cerita baru saja kudengar, sebuah tulisan baru saja kubaca. Kini aku 'sedikit' tahu dan aku mulai mengerti.
Setiap orang membutuhkan perhatian orang-orang di sekelilingnya. Bukan sekedar untuk membuatnya selalu dianggap ADA, namun juga membuatnya tetap tersenyum dalam keadaan seburuk apapun. Tak ada yang ingin dipandang sebelah mata, tak ada yang ingin dibohongi. Namun bagiku, aku mempersilahkan siapapun untuk memandang aku sebelah mata ataupun membohongiku meskipun aku tak menyukai keduanya. Tapi aku tak pernah mau dikasihani dengan cara apapun, dengan cara selembut apapun. Aku tak pernah mau diberi perhatian dan kasih sayang, namun semuanya itu hanyalah rasa kasihan tanpa ada ketulusan. Aku lebih baik tak diberi perhatian ataupun kasih sayang daripada aku harus mengetahui bahwa itu semua adalah sekedar rasa kasihan.
*gadis ini masih galau! kalau ganggu, resiko tanggung sendiri!!!!
Langganan:
Postingan (Atom)
